Skip to main content

Memperkenalkan Baby Led Weaning Pada Si Kecil

Apa Itu Baby Led Weaning?
Baby-led weaning (BLW) adalah melupakan purees/bubur dan menyapih sendok, dan membiarkan bayi Anda makan sendiri. Seperti penyapihan tradisional, itu cocok dari umur enam bulan.

Banyak orang tua mengikuti BLW bahkan tanpa memikirkannya. Hal ini terutama terjadi pada anak kedua atau setelahnya. Bayi suka meniru kakak mereka. Mereka sering mencoba mengambil makanan dari piring anak-anak lain, senang makan sendiri seperti kakak mereka.

Baby Led Weaning merupakan metode pengenalan makanan padat yang populer di Inggris sekitar satu dekade lalu dan sekarang telah menyebar ke seluruh dunia.

Manfaat baby led weaning bisa menjadi hebat, seperti yang dikatakan ahli gizi Clancy Cash Harrison, penulis Feeding Baby yaitu untuk membantu pengembangan motor yang bagus. Baby led weaning mendukung pengembangan koordinasi mata-tangan, keterampilan mengunyah, ketangkasan, dan kebiasaan makan yang sehat. Metode ini juga menawarkan kesempatan bagi bayi untuk mengeksplorasi rasa, tekstur, aroma, dan warna dari berbagai makanan.

Ini juga merupakan langkah awal dan sangat penting bagi bayi dalam belajar mengatur diri sendiri, misalnya belajar berhenti makan saat mereka merasa kenyang. Bayi yang diberi makan sendiri tidak dapat secara realistis dibuat untuk makan lebih banyak dari yang mereka butuhkan karena mereka diberi makan secara mandiri. Orang tua dapat menyelipkan lebih dari sesendok jika menyuapi dengan sendok bahkan jika si bayi sudah kenyang. Dengan melakukan hal itu sering kali akan mengajarkan bayi untuk secara rutin makan lebih banyak daripada yang dia butuhkan dan berhenti mengatur asupannya secara efisien. Para ahli melihat potensi baby led weaning memiliki efek abadi pada preferensi makanan anak, kebiasaan makan, dan selera makan anak.

Berikut adalah beberapa panduan tentang cara melakukan baby led weaning dengan benar.

Yang Harus Dilakukan!

  • Tunggu sampai bayi Anda siap. Anak Anda harus bisa duduk di kursi tinggi tanpa bantuan, memiliki kekuatan leher yang baik, dan bisa memindahkan makanan ke bagian belakang mulutnya dengan gerakan rahang atas dan bawah. Anak-anak yang paling sehat berusia di atas 6 bulan pada perkembangannya mampu memberi makan sendiri, tetapi keterampilan mengunyah yang kuat pada beberapa anak mungkin belum sepenuhnya berkembang sampai 9 bulan. Proses baby led weaning akan membantu mengembangkan keterampilan mengunyah.
  • Lanjutkan menyusui dan susu formula. ASI atau susu formula akan terus menjadi sumber nutrisi bayi terbesar sampai dia berusia 10 sampai 12 bulan.
  • Tarik sebuah kursi. Anda tidak terikat untuk benar-benar terlibat pada waktu makan: Terus bersosialisasi dan mengawasi anak Anda.
  • Mulailah dengan makanan pertama yang lembut. Buah matang, kuning telur yang dimasak, serpihan ikan, daging lembab, sereal lembut, dan pasta serta sayuran yang dimasak adalah pilihan bagus.
  • Siapkan makanan yang mudah digenggam. Potongan ukuran substansial, potong dengan potongan panjang dan tipis, berbentuk koin, atau dengan pemotong bergelombang, yang paling mudah ditangani oleh bayi Anda.
  • Pertimbangkan asupan nutrisi. Pastikan ada makanan berkalori tinggi dan yang mengandung zat besi, seng, protein, dan lemak sehat di nampan.
  • Bersiaplah untuk kekacauan. Lantai Anda kemungkinan akan telihat buruk. Pertimbangkan membeli bib dengan lengan panjang.
  • Bersantap bersama. Biarkan bayi makan di meja makan keluarga. Bahkan lebih baik dengan memberikan bayi Anda beberapa bahan yang sama seperti yang Anda makan.

Yang Tidak Boleh Dilakukan!

  • Memilih waktu yang buruk untuk makan. Bayi yang lelah atau kesal sepertinya tidak mau bekerja sama.
  • Berlebihan pada makanan baru. Seperti halnya menyuapi puree/bubur, Harrison menyarankan untuk mengenalkan makanan baru setiap empat hari sehingga reaksi alergi dapat ditunjukkan.
  • Memasuki mode panik. Pahami bahwa tersedak adalah refleks yang aman untuk menyingkirkan makanan yang agak terlalu menantang. Bayi Anda akan belajar dari reaksi Anda: Jika Anda takut, dia juga akan merasa takut.
  • Mendesak bayi Anda. Rencanakan makan 10 sampai 15 menit-paling tidak.
  • Menjadi lemah pada keamanan. Jauhi bahaya tersedak seperti anggur, hot dog, kismis, popcorn, sayuran mentah, dan mentega kacang yang lengket.
  • Mengabaikan isyarat bayi Anda. Jika makanan dilempar ke segala arah, bayi Anda mungkin sudah cukup.
  • Terlalu bernafsu atau emosional. Makan harus diperlakukan sebagai bagian alami dan diharapkan pada hari itu. Jangan memuji, menekan, atau memarahi pada saat makan.
  • Menyerah. Beberapa bayi lebih memilih purées pada awalnya, lamban untuk belajar bagaimana makan sendiri, atau memerlukan banyak eksposur pada makanan tertentu.

Jika makan dengan sendok adalah apa yang Anda atau bayi Anda paling nyaman, tidak perlu melepaskannya sama sekali sebelum Anda mengenalkan baby led weaning ke dalam rutinitas. Stasenko, seorang ahli diet anak, merekomendasikan untuk menyajikan makanan padat langsung sebelum atau sesudah purées, dan untuk mempersiapkan purées dengan tekstur yang semakin kental untuk membantu memajukan keterampilan mengunyah anak Anda.

Ini juga kunci untuk mendorong anak Anda untuk mulai berpartisipasi dalam penyampaian makanan sejak dini. Biarkan anak Anda meraih sendok dan membimbingnya ke mulutnya dengan atau tanpa bantuan Anda. Pastikan si anak memimpin prosesnya.