Skip to main content

Inilah Peringatan Tubuh Kalau Anda Kekurangan Air

Apakah Anda tahu bahwa kita sering melakukan kesalahan tentang perasaan haus untuk kelaparan? Jadi, bukannya menambahkan cairan, kita malah makan; dan bukannya memasok tubuh kita dengan air yang sangat dibutuhkan, kita memberikan tubuh kita apa yang tidak benar-benar diinginkan. Hal ini dapat menyebabkan keadaan dehidrasi ringan hingga sedang dan banyak orang menderita hal itu tanpa menyadarinya.

Air membentuk sekitar dua pertiga dari berat badan Anda, dan tak seseorang pun dapat hidup tanpa air selama lebih dari beberapa hari. Setiap sel, organ, dan jaringan dalam tubuh bergantung pada air. Hal ini memainkan peran yang sangat penting, misalnya menjaga keseimbangan cairan tubuh; mengatur dan mempertahankan suhu tubuh; melumasi sendi dan mata; melindungi jaringan, sumsum tulang belakang, dan sendi; membantu tubuh menhilangkan kotoran dan racun; membantu pencernaan; membantu mengontrol asupan kalori; menjaga kulit tampak bagus dan awet muda.

Berikut adalah tanda-tanda umum dari dehidrasi yang harus meminta Anda untuk minum lebih banyak:

1Urin Berwarna Kuning Gelap

Warna urin Anda merupakan indikator penting kesehatan. Ketika Anda minum cukup air, urin Anda berwarna kuning pucat. Jika mendapat kuning gelap dan muncul lebih pekat, ini adalah tanda yang Anda butuhkan untuk mengisi ulang air di dalam tubuh. Selain itu, masalah frekuensi buang air kecil. Jika Anda belum pernah ke toilet selama 2 jam atau lebih, ini berarti Anda belum minum air apapun dan harus mengisi kembali.

2Sakit Kepala dan Pusing

Beberapa tanda-tanda kemungkinan bahwa tubuh Anda kekurangan air adalah sakit kepala dan pusing. Penurunan tingkat hidrasi tubuh Anda dapat mengakibatkan mengurangi jumlah cairan yang di sekitar otak, yang melindungi dari benturan ringan dan gerakan. Selanjutnya, dehidrasi mengurangi aliran oksigen dan darah ke otak.

Daripada minum obat ketika menderita sakit kepala, minumlah segelas air. Jika sakit kepala adalah karena dehidrasi dan akan segera pergi.

3Kabut Otak atau Konsentrasi yang Buruk

Otak manusia pasti akan menunjukkan tanda-tanda ketika mengalami dehidrasi karena otak terdiri air sekitar 90 persen. Kekurangan air di otak dapat mempengaruhi pengambilan keputusan, memori, dan suasana hati. Dehidrasi dapat menjadi alasan untuk gejala kabut otak, seperti pelupa dan kesulitan fokus, berpikir dan berkomunikasi.

4Letih dan Lesu

Jika Anda merasa letih dan lesu, itu mungkin karena tubuh Anda dehidrasi. Kekurangan air dapat menjadi alasan untuk tekanan darah rendah dan pasokan oksigen yang tidak memadai ke seluruh tubuh, termasuk otak. Kekurangan oksigen menyebabkan kantuk, kelelahan, dan lesu. Selain itu, ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh harus bekerja lebih keras untuk memastikan sirkulasi darah yang tepat, mengangkut nutrisi, dan bahkan bernapas. Mengeluarkan energi ekstra membuat Anda lelah lebih cepat dari biasanya.

5Kulit Bersisik, Kulit Kering, dan Bibir Pecah-pecah

Indikasi lain bahwa tubuh Anda kekurangan air adalah kulit kering yang tidak memiliki elastisitas. Kulit membutuhkan sejumlah air untuk tetap dalam kondisi baik karena kulit merupakan organ terbesar tubuh. Kadar air yang rendah adalah penyebab dari kurang berkeringat, yang berarti tubuh tidak mampu untuk membersihkan kelebihan kotoran dan minyak yang menumpuk di kulit sepanjang hari. Selanjutnya, karena bantuan air dalam penggelontoran racun dari tubuh, dehidrasi meningkatkan risiko jerawat, eksim, dan psoriasis.

Indikasi lain dari dehidrasi adalah bibir kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu, bersamaan dengan melembabkan kulit Anda dengan pelembab yang baik yaitu dengan minum air dalam jumlah yang cukup. Anda harus memastikan Anda menghidrasi kulit Anda dari dalam dan luar.

6Sembelit dan Masalah Pencernaan Lainnya

Air membantu melumasi sistem pencernaan dan menjaga saluran pencernaan agar fleksibel dan bersih. Hal ini membantu menjaga usus bergerak secara teratur dan mencegah sembelit. Kotoran dapat mengeras karena kehilangan cairan berlebihan karena diare atau muntah. Kurangnya air dalam tubuh bahkan dapat menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan.

7Bau Mulut dan Mulut Kering

Tanda lain bahwa tubuh Anda kekurangan air adalah bau mulut. Tubuh Anda kurang memproduksi air liur karena kekurangan air. Hal ini menyebabkan pertumbuhan berlebih dari bakteri dalam mulut dan menyebabkan bau mulut. Selain bau mulut, Anda juga akan mengalami mulut kering. Air bekerja seperti pelumas yang membuat selaput lendir lembab di tenggorokan sehingga mencegah mulut kering.

Tips untuk mencegah dehidrasi:

  • Anda harus minum banyak air dan cairan lainnya setiap hari. Jumlah air yang Anda butuhkan untuk minum biasanya tergantung pada sejumlah faktor, seperti iklim di mana Anda tinggal, seberapa aktikah Anda, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
  • Mulailah hari Anda dengan segelas besar air (dengan suhu kamar) dan minum satu gelas penuh air sebelum makan.
  • Ketika Anda sedang sibuk dan sering lupa untuk minum air, Anda dapat mengatur pengingat untuk minum segelas air beberapa kali sehari. Sekarang banyak aplikasi smartphone untuk mengingatkan Anda untuk minum secara teratur.
  • Membawa botol air Anda sendiri, tidak peduli di mana Anda akan pergi.
    Konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan termasuk buah-buahan yang kaya air dan sayuran dalam diet Anda, seperti semangka, mentimun, anggur, wortel dan kubis.
  • Cobalah untuk tidak minum minuman yang dapat menyebabkan dehidrasi, seperti alkohol, minuman energi, dan lain-lain yang mengandung kafein. Teh hitam dan kopi membuat Anda sering buang air kecil (mereka diuretik) sehingga mereka tidak banyak membantu dengan upaya rehidrasi Anda.
    Jika Anda menderita demam, muntah atau diare, tingkatkan asupan cairan untuk mencegah dehidrasi berat.