Skip to main content

7 Kesalahan Umum Penggunaan Tabir Surya

Paparan sinar matahari baik-baik saja, tetapi jika berlebihan bisa berisiko. Pernah mendengar tentang kanker kulit akibat aplikasi tabir surya yang tidak tepat, atau memilih produk yang salah? Ya, bisa menghabiskan banyak uang untuk memperbaiki kerusakan. Akan tetapi, ada sinar matahari di luar sana saat Anda melawan ketakutan paling gelap tentang kulit Anda. Jadi, hindari kesalahan umum dan manfaatkan SPF Anda untuk bersenang-senang bebas risiko di bawah sinar matahari.

#1 ‘Kurang’ mengaplikasikan tabir surya
Kebanyakan wanita tidak menggunakan cukup SPF untuk melindungi diri mereka sendiri. Untuk mendapatkan tingkat SPF yang disebutkan pada label, Anda harus menyebarkan lotion di wajah Anda seperti lapisan. Itu adalah jumlah ketebalan yang digunakan dalam tes Food and Drug Administration, bukan setengah atau seperempatnya yang digunakan. Pada hari-hari ketika Ladies berencana untuk bermain-main di sekitar pantai, naikkan SPF yang lebih tinggi antara 30 sampai 50. Ini akan menjadi jaring pengaman untuk kulit Anda.

#2 Tidak mengaplikasikan ulang
Pada hari-hari, saat matahari paling terang dan Anda berkeringat atau berenang, Ladies perlu mengoleskan kembali sunblock setiap dua jam lebih baik. Menurut penelitian, 21 persen wanita tidak mengaplikasikan kembali tabir surya, berpikir untuk mengoleskannya sekali di pagi hari di wajah tidak apa-apa. Sebenarnya tidak. Mengoleskan ulang tabir surya membantu mencegah kerusakan akibat sinar UV dan kanker kulit karena ramuan di dalamnya hilang dan tidak berguna setelah beberapa jam. Jika perlu, atur pengingat di ponsel jika Ladies lupa untuk mengaplikasikan kembali tabir surya.

#3 Hanya menerapkan di wajah, bukan tubuh
Jangan berpikir tabir surya hanya dimaksudkan untuk wajah. Oleskan dengan lembut di bagian belakang tangan, leher dan dada Ladies. Ini adalah tempat yang sering diabaikan untuk mengoleskan tabir surya dan cenderung merusak kulit, bahkan sebelum Ladies menyadarinya.

#4 Menggunakan Self-Tanners
Sebagian besar wanita percaya bahwa menjemur kulit sendiri memberi warna dasar yang tidak menyebabkan banyak terbakar sinar matahari. Tapi faktanya warna akibat berjemur yang tertinggal di kulit adalah buatan. Mungkin Ladies merasa senang mendapatkan kulit coklat sawo matang dengan berjemur, tetapi mereka juga terkena sinar matahari. Jadi, hindari kulit sawo matang palsu dan gunakan tabir surya alami.

#5 SPF lebih banyak, lebih terlindung dari matahari adalah mitos
Jika Ladies berpikir menggunakan SPF 100 akan memberi perlindungan 100% dari sinar matahari, Anda salah. Ada banyak alasan mengapa SPF yang berlebihan juga harus disalahkan untuk kerusakan akibat sinar matahari. Pertama, ini memberi kesan palsu tentang peningkatan satu tingkat atas SPF rendah karena SPF tinggi tidak memberikan perlindungan dua kali lipat dari tawaran SPF 50. Kedua, SPF tinggi memiliki keseimbangan kimiawi yang kurang optimal. Untuk melindungi diri dari sinar UVB dan UVA, tetap gunakan tabir surya lebih banyak dengan SPF antara 15 dan 50.

#6 Keringat yang berlebihan
Keringat yang banyak di hari yang panas sangat banyak berhubungan dengan tabir surya yang bisa terhapus. Hal ini membuat Ladies rentan terhadap luka bakar yang semakin banyak. Jadi jika berkeringat saat bepergian dengan berjalan-jalan di musim panas, tetap gunakan tabir surya tahan air setiap kali Ladies menghapus keringat dari wajah atau bagian tubuh Anda.

#7 Berguna Meskipun Kedaluwarsa
Sebagian besar dari kita suka membeli sunblock pada akhir musim penjualan. Tabir surya tidak pernah menjadi produk akhir musim dan dimaksudkan untuk bertahan dalam 365 hari.
Menyimpan dalam jumlah banyak mungkin tampak seperti investasi yang bagus tapi harganya tidak bagus. Selama rentang waktu tertentu, sunblock akhirnya kehilangan kekuatan. Jadi, buanglah sunblock jika melewati batas waktunya. Jika botol atau tabung tabir surya tidak memiliki tanggal, buang setelah tiga tahun. Terus perhatikan perubahan warna atau teksturnya.

Jadi, Ladies melihat tindakan pencegahan yang perlu dilakukan saat membeli tabir surya. Selalu gunakan sunblock yang memiliki SPF 50 atau lebih rendah. Hindari tabir surya tahan air kecuali jika berenang atau berkeringat deras, karena kurang efektif. Jadikan kulit sebagai aset terbaik Ladies, jangan merusaknya dengan memilih tabir surya yang salah yang tidak kompatibel.